bulakan.id – Pascabencana tanah longsor dan banjir bandang yang menerjang wilayah Desa Bulakan, Pemerintah Desa Bulakan mulai melakukan proses evakuasi dan normalisasi di sejumlah titik terdampak, Senin (9/2/2026).

Proses penanganan dilakukan menggunakan alat berat yang sepenuhnya mendapat dukungan dari CV. Wahana Surya Gemilang untuk membantu penanganan pascabencana di Desa Bulakan. Sejumlah warga juga turut membantu proses pembersihan di lokasi.

Tahap awal penanganan dimulai dari Jembatan Bawahan. Material berupa dapuran pring (bambu) yang terbawa arus tersangkut di bawah jembatan dan menyebabkan aliran air menjadi tersumbat.

Alat berat dikerahkan untuk mengangkat dan mengevakuasi material tersebut. Selain membersihkan dapuran pring, dilakukan pula pengerukan material longsoran yang menumpuk di alur kali kecil di sekitar jembatan agar aliran air dapat kembali berjalan lebih lancar.

Kepala Desa Bulakan memantau proses evakuasi dan normalisasi jembatan jalan bawahan.

Kepala Desa Bulakan hadir langsung di lokasi untuk memantau proses evakuasi dan normalisasi. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa penanganan tersebut menjadi tahap awal untuk memulihkan kondisi pascabencana.

“Hari ini kita mulai tahap evakuasi ataupun tahap menormalisasi kembali menggunakan alat berat. Kita mulai dari jembatan yang kemarin tertahan oleh dapuran pring. Kita coba untuk bisa diambil hingga jembatan ini bisa diselamatkan,” ujar Kepala Desa Bulakan.

Ia berharap setelah material yang menyumbat bagian bawah jembatan berhasil dievakuasi, aliran air dari arah atas dapat kembali mengalir dengan lebih lancar.

“Semoga dengan diambilnya dapuran pring yang masuk ke dalam jembatan ini, aliran air dari atas bisa lebih lancar. Selanjutnya setelah ini selesai, baru ke tahap selanjutnya yang di KSM,” lanjutnya.

Setelah penanganan di Jembatan Bawahan selesai, alat berat kemudian diarahkan ke KSM/TPS 3R. Di lokasi tersebut dilakukan pembersihan material yang terbawa banjir bandang dan menumpuk di kawasan TPS.

Proses evakuasi dan normalisasi TPS 3R menggunakan alat berat pascabencana tanah longsor dan banjir bandang.

Kepala Desa juga menyampaikan apresiasi atas dukungan alat berat yang diberikan untuk membantu proses penanganan bencana di Bulakan.

“Alat berat ini sepenuhnya di-support dan dibantu oleh CV. Wahana Surya Gemilang untuk penanganan bencana di Bulakan,” ungkapnya.

Selain dukungan alat berat, masyarakat juga turut terlibat dalam proses pembersihan di sejumlah lokasi terdampak. Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam upaya pemulihan pascabencana.

Kepala Desa mengajak seluruh masyarakat Bulakan untuk bersama-sama menata kembali wilayah yang terdampak agar dapat kembali dimanfaatkan.

“Mari warga masyarakat Bulakan, kita bersama-sama pascabencana ini kita tata kembali supaya bisa dimanfaatkan kembali jalan, kemudian KSM juga bisa dimanfaatkan kembali untuk pengolahan sampah,” ajaknya.

Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar karena proses penanganan pascabencana dilakukan secara bertahap.

“Mohon bersabar kepada masyarakat Desa Bulakan. Kami terus berupaya untuk penanganan pascabencana sehingga semua bisa normal kembali,” pungkasnya.

Proses evakuasi dan normalisasi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur serta fasilitas yang terdampak banjir bandang dan longsor, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan secara bertahap.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *